Menyoal Listrik Prabayar

Listrik prabayar adalah inovasi layanan dari PLN yang mulai disosialisasikan sejak tahun 2008 namun baru resmi diluncurkan pada tahun 2009 lalu. Prinsip dasar dari layanan ini adalah membebaskan konsumen dalam mengelola kebutuhan listriknya melalui meteran elektronik prabayar. Dengan adanya metode ini, maka pelanggan tidak perlu lagi direpotkan dengan urusan pencatatan dimana setiap bulannya kita mesti menerima kehadiran petugas pencatat masuk ke rumah dan memeriksa atau mengambil gambar angka meteran. Kemudian manfaat lainnya adalah tidak terikat kewajiban membayar setiap bulan dan lepas dari denda jika terlambat membayar.

Persoalan tagihan listrik memang seolah tidak beranjak dari segi layanan. Selama ini pencatatan meteran dan jumlah tagihan yang muncul selalu mengandalkan mata si pencatat. Ada kalanya tulisan si pencatat tidak terbaca dengan baik sehingga angka tagihan yang muncul terlalu mahal atau murah. Bagi pelanggan yang tinggal di rumah kos juga akan kesulitan menanggung beban listrik bersama-sama karena tidak pasti kamar mana yang memakan listrik lebih banyak.

Nampak praktis dan mudah bukan?! Tunggu dulu, mari kita tinjau kedua sisi mata uangnya.

Kelebihan

Poin pertama yang menjadi pertimbangan tentunya adalah kepastian pencatatan penggunaan kita. Rumah teman saya pernah mengajukan komplain ke PLN oleh karena tagihan listrik melonjak secara tidak wajar. Setelah diteliti, sumber permasalahannya adalah angka pencatatan yang keliru. Meteran listrik prabayar akan memastikan jumlah pemakaian kita sehingga potensi kerugian pelanggan bisa ditekan.

Poin kedua adalah tidak adanya kewajiban melunasi tagihan setiap bulan karena kita sudah melakukan pembayaran listrik di awal. Dengan demikian kita tidak mungkin menunggak dan terlepas dari kewajiban membayar denda keterlambatan di bulan berikutnya. Privasi pelanggan juga tidak terganggu karena tidak harus menerima petugas pencatatan di rumah.

Sedangkan poin ketiga adalah bagi para pelanggan baru, yakni tidak dikenakan uang jaminan langganan dan proses penyambungan yang cepat. Bagi para pelanggan migrasi juga dapat menikmati kemudahan yaitu gratis biaya migrasi (kecuali bila ingin menambah daya). Lalu tidak ada pula biaya abonemen setiap bulannya.

Poin keempat adalah kemudahan pembelian token listrik prabayar melalui beberapa kanal seperti payment point dan agen-agen yang menjual token, atau melalui ATM beberapa bank dan SMS/internet banking.

Kekurangan

Sekarang apa pula kekurangannya?

Pertama, meski sudah digaungkan oleh PLN bahwa tarif listrik prabayar lebih murah 3-5% dari reguler, nyatanya masih banyak pelanggan yang meragukan murahnya tarif tersebut. Ungkapan “Kok rasanya malah lebih mahal ya?” beberapa kali saya dengar, contohnya oleh Kang Achoey yang membuka kedai Mie Janda di Cibinong dan menggunakan listrik prabayar sebagai penunjang operasional kedainya. Saya sendiri pernah membaca hitung-hitungan perbedaan tarif yang mendukung pendapat ini namun lupa sumbernya. Yang jelas PLN telah secara konsisten membantahnya. Sebagai gambaran umum, simak diskusi di forum ini.

Kedua, kanal pembayaran masih belum banyak tersedia. Ada saja kan situasi tertentu, misalnya di kampung, dimana listrik pelanggan hampir habis pada Sabtu sore sementara semua loket pembayaran sudah tutup dan baru buka lagi pada hari Senin dan ATM hanya ada di kota?! Meski meteran prabayarnya sudah memberikan alarm peringatan yang cukup jauh sebelum padam otomatis, hal ini tetap akan menyulitkan si pelanggan.

Lalu sekarang bagaimana?

Yang jelas, meteran listrik prabayar sudah terpasang dengan manis di rumah saya :D sehingga boleh dibilang tidak ada opsi lain kecuali memanfaatkan apa yang ada. Migrasi ke prabayar paling tidak mengubah sedikit perilaku konsumen, yakni tidak menggunakan listrik for granted dengan menyalakan peralatan listrik semuanya dan semaunya. Di rumah saya, misalnya, televisi hampir tidak pernah lagi menyala karena semua informasi bisa saya dapatkan dari internet (TV-nya rusak juga sih). Jika direnungkan lebih jauh, perilaku irit ini akan mendukung program hemat energi guna menyelamatkan bumi.

Oh ya, ada satu kesempatan yang terpikirkan: Peluang bisnis menjual token listrik prabayar. Untuk sekarang rasa-rasanya belum banyak pasarnya ya, tapi bisa saja ke depannya lebih menjanjikan. Tinggal bagaimana mencari jalan agar kita dapat menjual produk tersebut dan mendapatkan margin. Ada yang tahu jalurnya?!

Bagaimana, teman-teman?! Apakah Anda juga pelanggan listrik prabayar? Ditunggu sharing-nya. :D

Simak lanjutan tulisan ini di Menyoal Listrik Prabayar (2).

===

Sumber gambar: ppobsuryajaya.blogspot.com, matanews.com

63 Comments

  • May 21, 2011 - 11:12 am | Permalink

    itu mungkin PLN ngarasa lebih hemat karena gak perlu ngeluarin duit utk bayar petugas pendata meteran dan petugas kasir pembayaran loket…:)

    anyway, perlu diapresiasi terobosan ini,. sudah lama saya dengar soal listrik pra bayar ini.

    tapi yang paling krusial adalah bagaimana supaya tidak ada lagi pemadaman listrik sperti yg masih terjadi di kota2 luar jawa; balikpapan (kota minyak kota energi???), makassar dll

    • indobrad
      May 21, 2011 - 11:24 am | Permalink

      jangankan luar Jawa, di Bekasi aja kemarin mati lampu kok. hehe. tapi memang pemadaman bergilir sudah hampir gak ada sih. semoga di luar Jawa juga ada perbaikan :D

  • May 21, 2011 - 11:25 am | Permalink

    sepakat daengrusle :D

    • indobrad
      May 21, 2011 - 11:34 am | Permalink

      sepakat soal apanya sih sama deRus?! hehe

      • Dixie arsa Kete
        May 26, 2011 - 4:23 pm | Permalink

        Aku dah jualan Token brow….

        • indobrad
          May 26, 2011 - 5:27 pm | Permalink

          mantap. bagi infonya dong

  • May 21, 2011 - 11:26 am | Permalink

    Saya juga sudah dipasangi ini namun belum dipake sepenuhnya karena masih kos di dekat tempat kerja. Tarif isi ulangnya berapa yah? Dapat berapa unit? :)

    Dan yg lebih penting:
    Serasa lebih hemat ga, mas? :)

    • indobrad
      May 21, 2011 - 11:34 am | Permalink

      nominal isi ulang bervariasi mulai dari 20rb, 50rb, 100rb, sampe paling atas di angka 1 juta mas. Sebagai gambaran: isi ulang 50rb dapat 45 kwH.
      soal ‘serasa lebih hemat’ nggaknya, moga2 saya bisa (kalo inget) utk share bulan depan ya Mas. hehehe

  • May 21, 2011 - 4:09 pm | Permalink

    He he…, kalau mau hemat, katanya pasang pasca bayar, tapi pakai banyak akun yang ngambil KWh-nya rendah-rendah :D .

    Saya lebih suka pasca bayar :) .

    • indobrad
      May 21, 2011 - 4:13 pm | Permalink

      oh gitu ya. ah tapi ribet banget ngurusinnya. saya sendiri juga bukannya minta diganti ke prabayar. tau2 aja di rumah udah diganti. kayaknya orangtua saya kepincut marketingnya PLN. hehehe

  • May 21, 2011 - 9:09 pm | Permalink

    gak seru sepertinya yang pra bayar. klo pulsanya abis, mesti isi dulu.. gak bisa nunggak pembayaran… #eh

    *ngumpet*
    luvie recently posted..janji

    • indobrad
      May 21, 2011 - 9:51 pm | Permalink

      emang sih gak seru. gak bisa flirting sama petugas PLN lagi tiap bulannya #eh #lospokus

  • May 21, 2011 - 9:29 pm | Permalink

    Wah saya kayaknya belum menjadikan ini soal, Opa..
    Lha wong saya masih ngekost.. :)
    giewahyudi recently posted..Musisi Lokal Melawan Pembajakan

  • May 21, 2011 - 11:22 pm | Permalink

    Menarik sekali, Om. Listrik di rumah saya 450. Dulu waktu awal pindah, pingin migrasi ke 900 atau 1300 tapi koq ternyata pemakaian listrik kami tidak terlalu banyak jadi bayarnya juga tidak mahal. Mungkin nanti kalo jadi pasang AC baru migrasi, tapi belum kepikir untuk pindah ke prabayar. Alasannya klasik, khawatir pulsa (listrik) habis padahal gajian masih lama kan ber-AB :)
    abu faqih recently posted..Harkitnas- Akuarium atau PSSI

    • indobrad
      May 22, 2011 - 2:20 pm | Permalink

      oiya pemikirannya beralasan juga. hehe. thanks for sharing

  • May 21, 2011 - 11:29 pm | Permalink

    kayanya kontrakan saya masih belum make listrik prabayar deh
    @helgaindra recently posted..Comment on Bisnis Kecil by choirunnangim

    • indobrad
      May 22, 2011 - 2:20 pm | Permalink

      trus pake lilin dong?! #eh :P

  • May 22, 2011 - 9:25 am | Permalink

    sempat juga ditawarin listrik prabayar,
    terus yang pake di*kalin2 juga biar isi ulangnya ckp sedikit aja
    ga abis pikir yah
    ‘petugas2′ itu selalu sudah punya trik sebelum prabayar benar2 berjalan :D
    untung si iman masih bercokol di dada si amin :P
    jadi saya tetep pake yang pasca saja deh :D
    niQue recently posted..Dilema!

    • indobrad
      May 22, 2011 - 2:21 pm | Permalink

      diakalin? waduh kok bisa. japri for details ya #eh

  • May 22, 2011 - 9:52 am | Permalink

    Tetangga pakai listrik prabayar, terasa enak kalau pulang kampung tuh, nggak perlu pusing mmikirin bayar listrik.
    Cuma kalau lupa isi token, langsung byar pet:D

    • indobrad
      May 22, 2011 - 2:21 pm | Permalink

      kan ada alarm sebelum metong :P

  • raya
    May 22, 2011 - 7:33 pm | Permalink

    pra bayar lebih hemat. dulu waktu pake pasca bayar dgn daya 900 watt bayarnya bisa 100 ribuan/bln. pas pake prabayar cuma 60 ribuan. knp demikian? krn prabayar gak ada biaya abudemen.

    • indobrad
      May 22, 2011 - 10:57 pm | Permalink

      oh gitu ya. thanks atas informasinya :D

  • May 23, 2011 - 7:54 am | Permalink

    hmmm menarik opa…
    tapi saya blm merasakan dirumah pun sepertinya belum menerapkan, nah klo di mes ini pengen migrasi kesitu, alasannya krn loket bayar listriknya gajebo…kadang terima bayar kadang ga
    tpi yg jd masaah stlh pake yg pra bayar bs migrasi lg ga ke pasca soalnya setelah liat di trit yg di kaskus kok sebagian berkeluh mslh harga…
    tp klo dr faktor efisien kynya lebih efisien deh, ya terutama dlm mslh meteran dan pembayaran
    anugrha13 recently posted..Berbagi setelah libur panjang

    • indobrad
      May 23, 2011 - 11:51 am | Permalink

      itu salah satu alasan utama orang pingin migrasi ke prabayar: gajebo :P
      thanks for sharing

  • May 23, 2011 - 8:40 am | Permalink

    dan akan migrasi ke listrik prabayar, soalnya petugas PLN yg periksa catatan listrik suka aneh2, kasus saya, petugas pln yang merusak segel meteran listrik, saya yang kena denda. paling males berhubungan sama pln, sampai sekarang :D
    bisot recently posted..mampir di Sampoerna House Surabaya

    • indobrad
      May 23, 2011 - 11:52 am | Permalink

      wogh. tiban aja itu petugas PLNnya #eh

  • May 24, 2011 - 12:02 pm | Permalink

    Kost saya sudah beralih ke pascabayar. Mungkin karena selama ini ibu kostnya sudah capek terpaksa nalangin dulu duit listrik. hehehe

    Salam kenal ^^
    Marchei Riendra recently posted..10 Penyakit Paling Aneh di Dunia

    • indobrad
      May 24, 2011 - 12:06 pm | Permalink

      maksudnya beralih ke prabayar ya bro?! hehe. salam kenal, thanks atas kunjungannya :D

  • May 25, 2011 - 11:33 am | Permalink

    Rumah (Papa) saya juga belom pakai yang prabayar, Opa. Masih yang lama penghitungannya.

    Tapi denger-denger emang pada bilang cepet habis sih. :)

    • indobrad
      May 25, 2011 - 11:48 am | Permalink

      mungkin karena pake prabayar kita lebih awas kali ya? jadi berasanya cepet abis. hehehe

  • May 28, 2011 - 9:48 pm | Permalink

    Sama, di rumah kami di Surabaya juga udah terpasang meteran prabayar. :D
    Bagi rumah yang sudah jarang ditinggali (dalam setahun hanya 8 bulan di sana), prabayar ini amat bermanfaat.
    Gak usah repot menunggu tagihan datang, gak usah repot menunggu pencatat meteran, sekali isi “pulsa” listrik bisa untuk beberapa bulan. :D

    • indobrad
      May 29, 2011 - 7:08 am | Permalink

      i see. bagus juga berarti ya

  • umiauliya
    June 10, 2011 - 3:38 am | Permalink

    Saya sangat kecewa setelah mengganti meteran prabayar. Karena lonjakannya yang sangat tidak masuk akal. Daya 2200 W, dengan meteran pasca bayar maksimal penggunaan sebulan Rp 425.000. Begitu ganti pra bayar jadi Rp.1.000.000. Sudah lapor PLN dan bolak-balik dibetulkan tetep saja boros. Minta kembali ganti meteran pasca bayar, PLN alasannya muter-muter. Sudah berkali-kali petugas datang tidak ada perubahan. Sampai bela-belain ganti AC baru yang dayanya lebih kecil dan upaya untuk menekan pemakaian daya listrik, hasilnya tetep nihil. Jadi bener-bener meteran pra bayar mendatangkan masalah dan kerugian bagi saya…. :( (
    Kepada semua, hati-hati sebelum memilih pindah ke meteran pra bayar ya… !

    • indobrad
      June 10, 2011 - 3:45 pm | Permalink

      Terima kasih atas sharingnya Ibu. Semoga yang lain bisa lebih berhati-hati :)

    • derry
      January 25, 2012 - 8:55 am | Permalink

      hal tsb dikarenakan kwh meter yang dulu sudah tidak akurat sehingga pengukuran listrik yang dipakai terhitung lebih kecil dari sebenarnya. sehingga setelah diganti prabayar pemakaian terhitung sesuai yang akibatnya tagihan menjadi naik.

      Walaupun kembali ke pascabayar dengan kwh meter yang baru dan pengukuran yang akurat maka tagihan anda juga tidak akan turun.

      Supaya lebih hemat, ubah perilaku konsumsi listrik anda.

  • benk
    June 17, 2011 - 2:03 pm | Permalink

    (Saya sangat kecewa setelah mengganti meteran prabayar. Karena lonjakannya yang sangat tidak masuk akal. Daya 2200 W, dengan meteran pasca bayar maksimal penggunaan sebulan Rp 425.000. Begitu ganti pra bayar jadi Rp.1.000.000. Sudah lapor PLN dan bolak-balik dibetulkan tetep saja boros. Minta kembali ganti meteran pasca bayar, PLN alasannya muter-muter. Sudah berkali-kali petugas datang tidak ada perubahan. Sampai bela-belain ganti AC baru yang dayanya lebih kecil dan upaya untuk menekan pemakaian daya listrik, hasilnya tetep nihil. Jadi bener-bener meteran pra bayar mendatangkan masalah dan kerugian bagi saya…. :( (
    Kepada semua, hati-hati sebelum memilih pindah ke meteran pra bayar ya… !)..

    Jadi ngeri mau ke Prabayar nih…yang bener gmana yaa…ada yg bilang hemat sementara ada yg komplin..apa mungkin yg koment baik2 tentang prabayar orang2 dalam alias rung lingkup birokrasi pln..supaya pd pake prabayar…

    MASALAHNYA…..
    kebetuan tetangga kampung yg ikut2an…malah rencana mau balik ke pascabayar…kasusnya sama malah melonjak ketika pake program..PRABAYAR…

    weleh…weleh..weleh…mana yg bener dan PROFESIONAL…Indonesia 33x

    • indobrad
      June 17, 2011 - 2:18 pm | Permalink

      sejauh pengamatan di rumah saya sih, gak ada lonjakan pemakaian tuh. mungkin secara psikologis orang lebih awas aja kali karena pake prabayar, sehingga pemakaian ‘normal’ disangka mahal?

      kalo kasus pemakaian 425ribu menjadi 1juta sih, emang aneh ya.

  • uka
    June 23, 2011 - 12:17 am | Permalink

    Bapak Ibu apalagi yang gajinya pas-pasan jangan pernah mau pake yang prabayar. Saya kapok, bener2 kapok…. Saya pake yang 1300 tiap bulan kalo pake pasca habis 240 ribuan termasuk ac kulkas majic com pompa air tv setrika kipas angin, kapan pun saya mau saya nyalain. 4 hari lalu saya pasang prabayar, karena ada iming2 bebas biaya beban, logikanya saya bayar pasca 240 nah kalo pake pra kan dikurangin beban berarti sekitar 200an saja.Namun apa yang saya baru saja dapatkan ternyata baru 3 hari kwh pra nempel sudah buat deg degan, dihari ke3 pagi listrik mati jam 4 pagi (isi pulsa pertama 20 ribu),akhirnya saya beli pulsa subuh2 dengan gedor tetangga yang jualan pulsa listrik, saya isi lagi 25 ribu, nah baru disi subuh tadi ternyata jam 11 malem, lampu indikator dah merah kembali..pertanda pulsa mau habis, saya bingung mau kemana nih beli pulsanya lagi kalo malem2 tetanggapun sudah lelap. Hitung2an sementara 3 hari aja sudah 45 ribu, nah kalo 30 hari berarti saya akan habis sekirar 450 ribu. GILA !!!! Apanya yang lebih murah pake pra bayar, kayak ARGO KUDA mana tiap hari harus negcek listrik mulu takut mati malemnya…!!
    Baru 3 hari pasang aja saya dah kapok, pusnig ama stress takut dengar alarm lampu indikator merah. Saat ini saya hanya mau pake pasca lagi,tapi mungkinkah itu.
    Pengalihan listrik pasca ke pra adalah KESALAHAN FATAL yang sudah saya lakukan, semoga ini tidak terjadi ke Bapak Ibu Sekalian. Demi Allah saya merasa menyesal dan dibodohi..

    • indobrad
      June 23, 2011 - 2:09 am | Permalink

      terima kasih atas sharing pengalamannya ya :D

  • cak alip orang yang ketipu pln prabyr
    September 8, 2011 - 8:50 am | Permalink

    bener …deh bener bener ketipu gue…….listrik pra bayar tambah nambahin pekerjaan alias selalu ngecek ….meteran alias beda banget dengan listrik pasca bayar yang cukup sekali dalam sebulan ngurusin bayar pln…..dan hitungannya memang lebih mahal………………..kapooooooooooooooooooooook deh…. nyesel…sel………bayarnya sampai 5x lipat ….gila ndak….. salam wong pasuruan yang setres mikirin listrik pra bayar……..setelah tambah daya ke 1300 yang gratis …..dari 450 …..malah bayarnya dari 40 ribu bisa bengkak jadi lebih 150 ribu gila ndak………..untuk PLN yang katanya pelayannya PELANGGAN apa bisa prabayar 1300 kembali ke pascabayar 450 lagi…….dan lagi yang lebih kesel setelah ada tower telpon voltasenya turun drastis…..computer sering mati sendiri gara-gara voltase turun padahal udah pakai stavol/stabiliser yang pakai motor…..apa ndak lebih gila itu…..

    • indobrad
      September 12, 2011 - 6:59 pm | Permalink

      waduh bisa begitu ya? coba komplain

  • ANto
    November 9, 2011 - 10:09 am | Permalink

    TAKUTTTTTTT pake pra bayar….
    Inget PENYEDOTAN PULSA HANDPHONE..???
    dari meja kerja PLN, mereka utak atik itu pulsa listrik kita.
    bayangin aja.. tiap wilayah pln nanti ga ada lagi yang rugi..
    tau kenapa..??
    bagian keuangannya kordinasi dengan bagian pemantau pulsa di tiap rumah pra bayar
    lalu mereka “RUN” program blablabla…. sedotpulsa dari tiap rumah pra bayar
    satu rumah bervariasi mulai dari RP. 10.000 sd. 100.000. x misalnya 100.000 pelanggan pra bayar = Rp.10.000.000.000 sampai 100.000.000.000 atau Rp.10 milyar sd. Rp.100 milyar mbok…dapat mereka sedot nantinya..
    Apa q begitu TRAUMA yaa… lebih2 ingat perusahaan BUMN pun mulai menghalalkan segala cara untuk mencari pendapatannya dan juga menghabiskan uangnya..
    indonesiaaaaaaa
    APA respon PLN terhadap ini….?????

    • derry
      January 25, 2012 - 8:58 am | Permalink

      Maaf bapak, pulsa listrik tidak bisa disedot walaupun oleh PLN. token anada tidak bisa digunakan orang lain, kwh meter lain. yang sudah diisi akan masuk chip dan tetap didalam kwh meter.

  • RULI
    January 2, 2012 - 11:04 am | Permalink

    to Anto, bisa diberitahu PLN wilayah mana, siapa pelaku oknum tersebut?? disertai dengan bukti2 yg ada, dan sepertinya anda tahu mengenai masalah tersebut.. atau anda sendiri pegawai PLN yg melakukan hal tersebut.. jgn menerbarkan kabar tanpa ada data dan bukti yg jelas..

  • Frau
    January 11, 2012 - 11:35 am | Permalink

    Sya jg sdh mggunakn lstrik pra byr ni,tp yg membingungkan adl lstrik pra byr mlik sya ni kok tiap 2hari sekali mncul tnda “PERIKSA” pdhl kbel2 serabut yg ktny bs jd pmcu sdh dbrshkn dn dgnt dg kabel engkel…smpe2 cpek n malu rsany hrs bolak balik laporan ke PLN tiap mau isi pls (Mklum isiny cm sdkt2,jd srg lapor,hehe),apakah bsa ya dr listrik pra byr dgnti lg dg listrik pasca byr?

    • derry
      January 25, 2012 - 8:59 am | Permalink

      tidak perlu malu lapor gangguan ke PLN.
      sekarang pun untuk perbaikan tidak dikenakan biaya dan tanpa tips.
      terima kasih.

      • Febi
        April 12, 2012 - 1:58 pm | Permalink

        Mau sharing juga.. baru 2 bulan pake listrik pra bayar tapi selalu ada kata PERIKSA.. Herannya tetangga lainnya yang masangnya bareng gak pernah ada gangguan. Capek lapor ke PLN. Mana kalo ke telepon call centre hanya dijawab sesuai SOP dengan kalimat yang sama dari beberapa operator tapi gak pernah ada tindak lanjut … payah.. terus petugas PLN nya selalu berdalih ingin ketemu tuan rumah, padahal meteran listrik ada di luar dan bisa diperbaiki tanpa harus menunggu tuan rumah. Alasannya harus diperiksa kabel dalam, padahal di dalam gak ada masalah koq ..listrik juga masih nyala. Dari sorot matanya sih nunggu tips. Tapi kalo dibiarin ada kata PERIKSA pasti gak bisa dipake untuk isi ulang..karena selalu ada kata GAGAL. Pokonya capek deh…mending pake pasca bayar.. bayarnya tinggal pake internet banking.selesai.. gak usah ngecek2 sisa pulsa…. Nyesel juga lebih mahal dan lebih ribet..

  • Pingback: Menyoal Listrik Prabayar (2) | indobrad.web.id

  • AAN
    February 14, 2012 - 10:08 am | Permalink

    Listrik prabayar adalah salah satu cara, mengatur kebutuhan daya listrik yang kita pakai kelebihannya, kalau dulu kita make seenaknya skarang kita seminggu sekali harus melihatnya. Tips tuk pengguna pra bayar adalah hitung pemakaian satu hari misal dr jam 06.00 s.d 06.00 keesokan harinya maka akan didapat angka pemakaian, berdasarkan angka itu kita bisa mengatur pembelian pulsa/token yang kita butuhkan pasti akan lebih terukur dan biaya yg keluar akan lebih berarti. kepada pengguna pra bayar sebelum anda menggunakan listrk para bayar tanyakan untung ruginya secara pemakaian jangan untung rugi cara pemasangan listriknya.
    salam
    AAN

    • indobrad
      February 14, 2012 - 4:31 pm | Permalink

      terima kasih atas sharingnya mas Aan :)

  • February 24, 2012 - 9:06 am | Permalink

    kalo ak mendingan pake pasca bayar lebih irit drpd prabayar,coba kita bandingkan bayarny paling beda 2-3 doank ya mendingan pasca bayar donk bisa mengunakan semau kita

    • indobrad
      February 24, 2012 - 12:01 pm | Permalink

      coba perhatikan sambungan postingan ini. Pascabayar gak selamanya lebih murah lo :D

  • Arya
    March 7, 2012 - 10:24 pm | Permalink

    Prabayar ribet,eror mulu

  • Arya
    March 7, 2012 - 10:37 pm | Permalink

    Prabayar ribet,eror mulu,apa pln tidak rugi kalau meteran rusak trus di los /listrik tanpa meteran?

  • nez
    March 15, 2012 - 4:44 pm | Permalink

    Saya beli rumah bekas Home industri, ternyata listrik prabayarnya sdh di jumper & lepas baut segel, Bagaimana baiknya agar sy bs me normalkan meteran listrik saya. mohon advise biar gak kena denda & ngurusin yg bikin ribet.

    salam,

  • Aryo
    April 18, 2012 - 12:16 am | Permalink

    Sama listrik saya jg jd boros setelah ganti prabayar.biasanya 30 rbu sebulan ko jdi 100 rbu gak nyampek sebulan.setelah cek sana sini ternyata beda merk meteranya beda iritnya.meteran produk indonesia boros semua. Yg irit cuma merk hexing produk luar.tu pertama kali yg dipakai pln.saya pengen ganti merk meteran gak bisa kata pln semuanya sama padahal kenyataanya beda bgt

    • indobrad
      April 18, 2012 - 12:43 am | Permalink

      punya saya merk Star tapi hemat aja kok

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

    CommentLuv badge

    Copyright 2010-2012 | indobrad.web.id is supported by Viking KARWUR & Arman Satari