Category Archives: Indonesian

Arts & Literature Indonesian Travel

Jom Pegi KL Book Fair!

Seri Pacific Hotel, salah satu pintu masuk ke Putra World Trade Centre tempat diadakannya KL Book Fair

Anda sering ke pameran buku? Saya setiap tahun pasti menyempatkan diri pergi ke pameran buku di Jakarta yang umumnya berlangsung 2-3 kali setahun. Ajang terbesar biasanya berlangsung pertengahan tahun saat libur sekolah dan bertempat di Istora Gelora Bung Karno. Namun meski industri penerbitan Indonesia sudah sangat ramai dan jumlah pamerannya sudah memadai untuk ajang promosi buku-buku terbaru, nyatanya selalu terasa ada yang kurang ketika menghadiri pameran tersebut. Keluhan utama terletak pada fasilitas ruangan yang sempit dan kadang pengap dan jalur lalu-lintas pengunjung sangat sempit dan ditambah lagi dengan pengeras suara di banyak stand berbunyi maksimal meneriakkan promosi. Wow!

Karena itulah saya melonjak girang ketika Anazkia, sahabat blogger Indonesia di Malaysia, mengabarkan bahwa KL Book Fair 2012 tengah diadakan bertepatan dengan kunjungan saya ke sana. Sudah lama saya memimpikan datang ke pameran buku yang katanya terbesar di Asia Tenggara ini dan tak disangka jadwal perjalanan yang saya atur pas sekali waktunya. Lupakan segala itinerary tempat-tempat bersejarah di Kuala Lumpur. Jom kita pegi KL Book Fair!

read more »

Indonesian Travel

Bebas Visa ke Laos Bagi Pemegang Paspor Indonesia

Setelah sebelumnya menuliskan situasi terkini tentang bebas visa ke Kamboja bagi WNI, berikutnya saya akan memaparkan situasi terakhir akses masuk ke Laos bagi para pemegang paspor Indonesia. Kurang lebih sama dengan Kamboja, masih ada beberapa kesimpangsiuran di internet tentang visa ke Laos dan perbedaan perlakuan di bandara dengan pos perbatasan darat/sungai.

Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri RI dan dikonfirmasi oleh beberapa blogger/pelancong yang telah berkunjung ke sana, Laos dan Indonesia telah menandatangani perjanjian bebas visa kunjungan bagi pemegang paspor biasa dengan masa kunjungan maksimal 30 hari. Namun masih ada keraguan tentang pemanfaatan fasilitas ini jika memasuki Laos lewat jalur darat, khususnya pada pos perbatasan Laos-Kamboja yang terletak di ujung selatan negeri itu. Visa On Arrival Laos dulunya tidak dapat diterbitkan di sini dan situasinya baru berubah sekitar 6 bulan terakhir. Sebelumnya, semua pelancong yang hendak melintas harus sudah memiliki visa Laos yang dapat diminta di kedutaannya yang terdekat di Phnom Penh.

Lalu bagaimanakah situasi terakhir?

read more »

Indonesian Travel

Bebas Visa ke Kamboja Bagi Pemegang Paspor Indonesia

Tulisan ini merupakan berita terkini tentang situasi visa Kamboja bagi para pemegang paspor Indonesia yang hendak berkunjung ke negara kerajaan di Asia Tenggara tersebut. Berhubung masih banyak pertanyaan simpang-siur yang beredar di internet, maka saya ingin membantu menegaskan situasi terakhir. Berdasarkan informasi yang terbaca di website KBRI Phnom Penh, Kamboja dan Indonesia telah menandatangani perjanjian penghapusan kebijakan visa kunjungan bagi para pemegang paspor biasa kedua negara dengan masa kunjungan tidak melebihi 30 hari. Perjanjian ini berlaku mulai 20 September 2011 dan dapat dimanfaatkan di seluruh pos imigrasi masuk Kamboja.

Bagaimana implementasinya?

read more »

Indonesian Ramblings

Is This Real Life?

Seminggu lalu saya mengeluh sakit gigi. Ada gigi yang sudah keropos tapi saya malas memeriksakannya karena toh ‘gak pernah kenapa-napa’, begitu pikir saya. Namun tiba-tiba saja sang gigi ‘mengamuk’ dan saya harus menahan sakit berhari-hari. Ada kalanya rasa sakit tak tertahankan sehingga terpaksalah meminum obat pereda rasa sakit. Di tengah-tengah derita itu saya mengunjungi dokter gigi terdekat untuk diperiksa dengan harapan segera dicabut agar segera beres masalahnya. Namun ternyata tidak semudah itu. Dokter menemukan gusi saya bengkak sehingga tidak boleh diapa-apain. Kembali saya meminum obat pereda nyeri dan antibiotik. Setelah bengkaknya reda apa yang saya lakukan?! Tidak ada. Wkwkwkwk. Ya ya ya, saya memang bandel!

read more »

Arts & Literature Indonesian

Jakarta Masih Punya Hati

sumber: antaranews.com

Entah karena apa saya memutuskan melangkahkan kaki ke bioskop pada Senin siang lalu dan menonton film. Setelah kecewa karena film ‘The Lady’ ternyata belum diputar di Bekasi, akhirnya saya memandang poster film ‘Sanubari Jakarta’ yang diproduksi Lola Amaria dan Fira Sofiana ini. Tergelitik dengan posternya yang hanya berupa sederetan simbol orang dengan beberapa icon berwarna dan berbentuk beda, saya pun membeli tiketnya. Lalu, film apakah itu sebenarnya?

read more »

Indonesian Networking

Adakah Blogger di Timor Leste?

sumber: timorlestemerdeka.wordpress.com

Sejak kunjungan ke Kupang 3 tahun lalu, saya selalu tertarik dengan negara yang berada di sebelah timur pulau Timor alias Timor Leste. Pertemuan saya dengan warga Timor Leste terjadi di Kupang dan sempat pula saya berkunjung ke Oebello, sebuah kampung yang banyak dihuni oleh warga eks-pengungsi TL. Sepulang dari Kupang saya lalu banyak menelusuri sejarah dan berita-berita tentang TL; termasuk pula mencari-cari adakah tulisan para blogger di sana. Lalu apa yang saya temukan?

read more »

Discussion Indonesian

Tertawa dan Menangis di TEDxJakarta

Apa itu TEDxJakarta?

Wuih, 1 April. Yakin lo itu bukan April Mop?

Kedua pertanyaan itu menggelayuti otak saya bulan lalu ketika mendengar bahwa event TEDxJakarta kembali diadakan untuk kedelapan kalinya dan tahun ini mengambil tema Deceptive Truths. Sadar bahwa saya tidak tahu banyak, maka saya pun mencari tahu apa sebenarnya inti acara tersebut dan telah saya tuangkan dalam tulisan sebelumnya di sini. Akhirnya setelah yakin kalau acara itu bukan April Mop, saya hadir pagi-pagi sekali di Fine Arts Theater Jakarta International School dengan berbekal botol minuman yang katanya bisa diisi air di lokasi.

TEDxJakarta sendiri menghadirkan banyak presentasi dan tayangan yang menginspirasi hari itu (lihat selengkapnya di sini), namun kali ini saya ingin berbagi 2 sesi saja yang paling menginspirasi. Yang pertama adalah sesi pembuka yang sebenarnya tidak diumumkan sebelumnya: Gita Wirjawan – Menteri Perdagangan Republik Indonesia yang mendahuluinya dengan bermain piano yang apik ditemani oleh dua pemuda mantan anak jalanan dari Bandung (tentang ini saya cerita nanti) memainkan lagu Man in the Mirror – Michael Jackson.

read more »

Indonesian Ramblings

Mengejar Target

Saya pernah bercerita punya target 10 postingan blog setiap bulan. Rasa-rasanya menyusun target memang mudah saja dilakukan ketika awal tahun, namun ketika menjalaninya hari demi hari, terasa benar beban stress-nya yang semakin menggunung ketika menyadari bahwa target tersebut mungkin tidak terlewati bulan ini. Terbayang juga keharusan menggantinya di bulan berikutnya, yang berarti kita harus bekerja ekstra keras daripada hari-hari biasanya.

Hari ini pun saya berpikir keras untuk memikirkan topik apa yang hendak ditulis namun semua gagal. Sampai akhirnya saya terpikir: kenapa tidak menulis tentang mengejar target itu sendiri?

read more »

Discussion Indonesian

TEDxJakarta is back!

sumber: hqeem.wordpress.com

Banyak event bertebaran di Indonesia akhir-akhir ini yang selalu menarik dan inspiratif untuk disimak. Saya pernah bercerita panjang lebar tentang FreSh yang saya hadiri 2-3 kali meski sayangnya acara ini tidak terdengar kabarnya lagi. Atau kelas-kelas Akademi Berbagi yang juga memberi banyak pengetahuan dan tantangan baru beserta para guru dan sukarelawannya yang sama-sama menginspirasi. Apalagi ya? Cukup banyak acara yang saya hadiri dan kesemuanya berperan besar dalam membentuk diri dan tulisan saya seperti sekarang.

read more »

Indonesian Travel

Angan-Angan Wisata Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan; salah satu provinsi termaju di belahan timur Indonesia dan sekaligus menjadi pintu gerbang ke kawasan lain di timur sana, terus menata citranya sebagai daerah tujuan wisata potensial. Siapa yang tidak kenal kota Makassar dengan pantai Losari dan deretan benteng-benteng peninggalan sejarah? Atau siapa pula yang meragukan daya tarik magis Tana Toraja dengan upacara pemakamannya yang selalu menjadi pesta rakyat? Belum lagi Bantimurung, Tanjung Bira, dan kepulauan eksotis yang mengelilinginya. Semua menarik perhatian wisatawan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyadari sepenuhnya potensi ini dengan cara mempromosikannya sedemikian rupa.

Ya ya ya, semua promosi yang sudah ada mungkin bagus. Kalau pun masih ada kekurangan tentunya sudah banyak masukan masyarakat yang menjadi acuan pengembangan wisata. Namun kalau dipikir-pikir lagi, apa saja sih elemen wisata yang selama ini menjadi perhatian? Kita coba runut ya:

read more »

Copyright 2010-2012 | indobrad.web.id is supported by Viking KARWUR & Arman Satari