I need a break! Yup, semester kedua tahun 2011 ini penuh dengan berbagai aktivitas kerja, proyek-proyek training baru di beberapa perusahaan yang membutuhkan perhatian ekstra oleh karena tuntutan yang tinggi bagi para siswa dari para atasan mereka. Bayangkan saja, seseorang yang pengetahuan Bahasa Inggrisnya pas-pasan dengan suara gemetaran setiap kali diajak bicara, mesti fasih berbahasa Inggris dalam waktu 1 bulan karena akan diceburkan boss-nya ke bagian marketing yang menangani klien orang Jerman. Atau bayangkan sebuah kelas yang isinya penuh dengan cewek-cewek usia SMA dan mahasiswi yang riuh-rendah, bermain BlackBerry, atau menjadikan saya tempat curhat mereka tentang para pacar yang meski ganteng tetapi banyak tingkahnya. I’m not kidding! Sebenarnya bulan lalu saya sempat break dari aktivitas rutin di Jakarta dan berkunjung ke Fakfak, Papua Barat. Namun kunjungan tersebut juga dalam rangka pekerjaan sehingga tidak bisa disebut ‘liburan’. Saya sebenarnya paling tidak suka jika dalam perjalanan ke luar kota saya masih menyesuaikan mood dan aktivitas dengan klien dan harus minta izin tiap kali hendak pergi ke pasar atau pantai. Saya tidak mau diatur-atur.
Jadi ketika saya membaca kalender akhir tahun dan melihat ada waktu kosong sekitar 2 minggu di akhir tahun ini dan awal tahun depan, saya melonjak kegirangan dan langsung serabutan menyusun rencana liburan Natal. Dompet yang menipis urusan belakangan, yang penting susun itinerary dan aktivitas dulu ya. Lalu selain pergi ke luar kota, kepingin juga jalan-jalan di seputar Jakarta bersama dengan para murid yang nakal itu, hehehe. Dari sekian banyak keinginan yang ada, berikut beberapa hal yang ‘wajib’ terpenuhi pada liburan kali ini:






About Me